Cara Daftar Kuota Gratis Kemendikbud, Berikut Langkahnya

Posted on

Cara daftar kuota gratis Kemendikbud resmi dikeluarkan kembali. Tentunya akan menjadikan manfaat bagi sebagian orang. Seperti halnya bagi pelajar, mahasiswa, dosen, dan tenaga pengajar lain. Dalam rangka pembelajaran secara online, pemerintah dengan resmi mengeluarkan ketentuan.

Hal itu mengenai pembagian kuota Kemendikbud 2021 untuk mendukung proses belajar mengajar semua pihak. Namun demikian, ada beberapa hal perbedaan yang didapat dalam ketentuan pembagian kuota gratis.

Cara Daftar Kuota Gratis Kemendikbud Berikut Langkahnya

Simak Cara Daftar Kuota Gratis Kemendikbud

Kuota Lebih Sedikit Namun Menjadi Kuota Umum

Kuota yang diterima oleh masyarakat nanti akan berkurang. Namun dapat mengakses aplikasi maupun situs lebih banyak atau bisa disebut sebagai kuota umum. Tidak ada lagi pembagian kuota pada aplikasi maupun situs tertentu.

Seperti halnya pada sebelumnya kuota YouTube dapat 1GB dan WhatsApp dapat 500 MB. Namun sekarang paket tersebut sudah tidak ada lagi pembagian kuotanya. Sehingga untuk pembelajaran dapat lebih fleksibel.

Meskipun disebut sebagai kuota umum, pemerintah akan membatasi beberapa aplikasi dan situs yang nantinya akan digunakan. Aplikasi yang dibatasi tersebut antara lain Facebook, Instagram, Tik Tok, dan aplikasi game online. Tentunya beberapa aplikasi yang biasa diakses oleh pelajar.

Sehingga diharapkan, kuota yang nantinya diberikan benar-benar bisa digunakan semestinya. Terlebih untuk kegiatan proses pembelajaran. Pada aplikasi YouTube tetap dapat diakses. Hal itu karena tenaga pengajar banyak yang mempergunakan dalam melihat tutorial. Selain itu, juga sampel bahan pembelajaran di aplikasi YouTube.

Penerima Kuota Dengan Penggunaan di Bawah 1 GB Akan Dinonaktifkan

Mengenai cara daftar penerima bantuan kuota gratis Kemendikbud akan segera dapat bantuan kembali. Perlu diketahui, ada nomor yang telah terdaftar. Namun, terdata pemakaian kuotanya kurang dari 1GB.

Maka nomor tersebut otomatis tidak akan mendapatkan bantuan subsidi kuota kembali. Penerima tersebut dapat dinyatakan tidak membutuhkan kuota gratis karena penggunaan hanya sedikit.

Anda bisa mengikuti beberapa langkah untuk yang dapat mengganti nomor. Selain itu, juga bagi yang belum mendapatkan kuota gratis. Perlu melapor pada pimpinan satuan pendidikan sebelum bulan April 2021.

Pimpinan satuan pendidikan atau operator mengunggah SPTJM untuk nomor baru atau nomor yang berubah. Dengan membuka pada situs http:/vervalponsel.data.kemdikbud.go.id dan https://pddikti.kemdikbud.go.id/ .

Syarat yang Harus Dipenuhi

Beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk peserta didik jenjang mahasiswa dan tenaga pendidik dosen. Selain itu, peserta didik jenjang PAUD sampai pendidikan menengah, dan tenaga didik PAUD sampai pendidikan menengah.

Berikut sedikit info mengenai syarat yang harus dipenuhi:

Peserta didik mahasiswa tentunya harus terdaftar pada aplikasi PDDikti, berstatus aktif dalam perkuliahannya, ataupun menjalankan program double degree. Selain itu, juga wajib memiliki KRS selama semester berjalan dan memiliki nomor ponsel yang aktif.

Untuk dosen, berstatus aktif pada tahun ajaran 2020/2021 dan wajib terdaftar pada aplikasi PDDikti. Memiliki nomor registrasi (NIDN, NIDK, dan NUP). Selain itu, memiliki nomor ponsel aktif yang didaftarkan.

Peserta didik pada jenjang PAUD, pendidikan dasar, ataupun menengah harus terdaftar pada aplikasi Dapodik. Selain itu, juga memiliki nomor ponsel aktif atas nama peserta didik, orang tua, ataupun wali.

Jumlah Kuota Internet 2021

Mahasiswa dan dosen mendapatkan subsidi kuota sebesar 15 GB per bulan. Peserta didik jenjang pendidikan menengah mendapat kuota 10 GB per bulan.

Peserta didik jenjang PAUD mendapat kuota sebesar 10 GB per bulan. Tenaga Pendidik jenjang PAUD sampai pendidikan menengah mendapat 12 GB per bulan.

Kuota Internet Tahun Sebelumnya

Pada tahun lalu, mahasiswa dan dosen menerima subsidi kuota belajar sebesar 50 GB per bulan. Rincian 45 GB kuota belajar. Lalu untuk 5 GB kuota umum.

Jumlah kuotanya, bagi siswa PAUD mendapatkan subsidi internet mencapai 20 GB per bulan. Tentunya yang terdiri dari 5 GB kuota umum dan 15 GB kuota belajar.

Selain itu, pelajar SD dan SMP menerima kuota belajar 35 GB per bulan. Dengan rincian sebesar 30 GB kuota belajar dan 5 GB kuota umum.

Untuk tenaga pendidik pada PAUD, SD, dan SMP menerima bantuan kuota internet sebesar 42 GB per bulan. Dengan rincian 37 kuota belajar dan 5 GB kuota umum.

Itulah mengenai cara daftar kuota gratis Kemendikbud. Adanya bantuan kuota data internet ini merupakan salah satu upaya pemerintah. Hal itu agar memastikan bahwa proses belajar mengajar tetap berlangsung selama masa pandemi ini. Untuk itu, perlu mempergunakan secara bijak kuota yang akan anda dapatkan nantinya.